Kuala Tungkal, DenyutJambi.com – Sebanyak 105 grup ambil bagian dalam Pawai Budaya dan Pembangunan yang digelar Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Jadi ke-61 Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Selasa (18/08).
Pawai yang berlangsung sejak pagi tersebut dilepas Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hermansyah, S.STP., M.H., mewakili Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., dari halaman Kantor Bupati.
Ratusan peserta dari berbagai latar belakang ikut menyemarakkan kegiatan. Tidak hanya menampilkan budaya Nusantara, pawai juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk memperlihatkan kreativitas sekaligus menggambarkan semangat kebersamaan dalam pembangunan daerah.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Sekda Hermansyah, Pawai Budaya dan Pembangunan disebut bukan sekadar agenda seremonial. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk menjaga identitas budaya sekaligus memperlihatkan hasil pembangunan yang telah dilakukan secara bersama-sama.
“Budaya adalah identitas yang harus kita jaga, sementara pembangunan adalah bukti nyata kerja keras kita bersama. Dengan memadukan keduanya, kita berharap Tanjung Jabung Barat semakin maju, berdaya saing, dan tetap memiliki karakter yang kuat,” ujar Bupati dalam sambutannya.
Bupati juga mengapresiasi keterlibatan berbagai unsur dalam pelaksanaan pawai. Mulai dari perangkat daerah, instansi vertikal, BUMN, BUMD, lembaga pendidikan, pihak swasta, organisasi hingga komunitas masyarakat ikut mengambil bagian.
Menurutnya, keberagaman peserta menunjukkan bahwa pembangunan daerah membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Semangat gotong royong tersebut diharapkan terus terjaga dalam berbagai bidang.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Pawai yang juga Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Tanjung Jabung Barat, H. Angsori, S.Ag., M.H., melaporkan bahwa tahun ini terdapat 105 grup peserta.
Rinciannya terdiri dari 59 grup pelajar, 25 grup perangkat daerah dan instansi, serta 21 grup umum. Peserta pelajar berasal dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari kelompok bermain, PAUD, TK, SD, MI, SMP, SMA dan sederajat hingga pondok pesantren.
Sementara kelompok umum terdiri dari organisasi, komunitas, masyarakat dan berbagai unsur lainnya. Barisan peserta juga dimeriahkan Bank 9 Jambi, unit pemadam kebakaran serta Yayasan Budi Luhur.
Usai dilepas, rombongan mengikuti rute Kantor Bupati menuju Jalan Patunas, Jalan Panglima Cama, Jalan Kalimantan, Jalan Merdeka dan berakhir di Jalan Sriwijaya.
Kemeriahan semakin terasa dengan beragam atraksi yang ditampilkan sepanjang perjalanan. Barisan terdepan diisi drumband Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Pengkab PDBI dan Paskibraka.
Kelompok bermain, PAUD dan TK tampil menggunakan becak hias, sementara peserta SDLB mengenakan pakaian adat dan kostum kreasi. Selanjutnya, pawai diikuti pelajar sekolah menengah, mahasiswa, organisasi wanita, organisasi kemasyarakatan, perangkat daerah dan instansi pemerintahan.
Beragam pakaian adat dari berbagai suku turut menghiasi barisan peserta. Penampilan tersebut menjadi gambaran keberagaman masyarakat Tanjung Jabung Barat yang hidup berdampingan dalam semangat persatuan.
Pawai Budaya dan Pembangunan tahun ini tidak hanya menghadirkan kemeriahan perayaan HUT RI dan hari jadi daerah. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi generasi muda dan masyarakat untuk menunjukkan kreativitas, mengenalkan budaya serta memperkuat rasa memiliki terhadap Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Turut hadir Kabag Ops Polres Tanjung Jabung Barat, para Pejabat Tinggi Pratama, perwakilan Kepala Kantor Kementerian Agama, para Pejabat Administrator di lingkungan Sekretariat Daerah serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dengan semangat Merah Putih, seluruh peserta menyelesaikan rangkaian pawai hingga titik akhir di Jalan Sriwijaya dalam suasana meriah, tertib dan penuh kebersamaan.














