KUALATUNGKAL, Denyutjambi.com, – Kendati Puluhan tahun sudah Indonesia merdeka, namun ironisnya kemerdekaan itu helum dinikmati sepenuhnya oleh rakyat. Hal ini terlihat masih belum tersentuhnya pembangunan infrastruktur di salah satu desa di Kecamatan Senyerang ini.
Kondisi ini dirasakan masyarakat Desa Sungai Rambai Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung JabungBarat. Puluhan tahun tak tersentuh bangunan pemerintah daerah yakni Provinsi dan kabupaten kondisi jalan lintas antar desa tersebut nyaris bak kubangan kerbau.
Kondisi ini terpantau ada sekitar 8 kilo meter lebih kondisi jalan tergenang air dan berlumpur sehingga tidak dapat dilalui menggunakan kendaraan, bahkan jalan kakipun sulit.
” Kalau musim hujan dan air pasang tinggi seperti sekarang ini, aktivitas warga yang mayoritas petani nyaris lumpuh total pak, ” ujar warga yang mengaku bernama Syamsul kepada awak media ini, Senin( 1/1/2024).
Berbagai keluhan dan kekecewaan dilontarkan masyarakat setempat melihat kondisi jalan yang tak kunjung dibangun.
” Kondisi seperti ini sudah puluhan tahun pak, dari jaman saya masih anak-anak dan sampai saya sekarang sudah punya keluarga dan anak kondisinya jalan masih sama seperti ini, ” keluh warga.
Dikatakannya, akses jalan lintas antar desa di Kecamatan Senyerang yang berlokasi paling ujung kecamatan Senyerang tersebut merupakan urat nadi perekonomian masyarakat di wilayah tersebut, sayangnya seakan tak terlihat oleh pemerintah hingga Luput dari pembangunan.
” Ini satu-satunya jalan lintas kecamatan yang ada, untuk menuju kecamatan dan kabupaten, dengan rusaknya jalan ini otomatis seluruh aktivitas yang melewati jalan ini jadi lumpuh total, ” timpal warga lainnya.
Menurutnya juga berbagi upaya telah dilakukan termasuk menyampaikan kepada pemerintah agar jalan tersebut dapat dibangun, sayangnya hingga saat ini belum ada perubahan.
” Hampir setiap tahun kondisi ini di sampaikan pada pemeriksaan, demikian juga sebaliknya tiap kunjungan pemerintah di wilayah ini hanya memberi janji namun hingga kini tidak ada pembangunan,”tuturnya.
Dia bersama masyarakat lainnya hanya berharap di tahun 2024 ini pemerintah sedikit memberikan perhatian terhadap kondisi jalan mereka.
” Cuma bisa berharap pak, mudahan saja tahun ini diperhatikan pemerintah pak, “tutupnya.
Dari informasi yang berhasil dihimpun dilapangan, jalan lintas kecamatan ini merupakan jalan strategis Provinsi Jambi yang hingga saat ini belum tersentuh bangunan pemerintah, sementara jalan tersebut merupakan tanggungjawab pemerintah Provinsi dan kabupaten untuk membangunnya.
(S2/CR1)














