Tanjab Barat, Denyutjambi.com – Aktivitas warga di sekitar Tempat Penampungan Ikan (TPI) Kualatungkal terganggu akibat kerusakan gorong-gorong yang sebelumnya dalam kondisi baik. Kerusakan ini diduga kuat disebabkan oleh aktivitas angkutan material proyek pembangunan dermaga di area TPI tersebut.
Kerusakan gorong-gorong ini menjadi keluhan serius masyarakat. Salah satu warga, yang enggan disebutkan namanya, menyatakan kekhawatirannya bahwa akses jalan yang rusak akan semakin parah jika tidak segera diperbaiki. “Apalagi TPI ini adalah tempat para nelayan mencari nafkah. Kondisi ini benar-benar mengganggu,” keluhnya.
Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa gorong-gorong yang rusak dan berlubang saat ini hanya ditutupi menggunakan kayu, yang jelas tidak cukup untuk menahan beban kendaraan atau aktivitas harian warga.
“Warga meminta pertanggungjawaban dari pihak proyek dermaga. Akibat aktivitas mereka, jalan jadi berlubang dan hancur. Harus segera diperbaiki,” tambah warga.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait belum berhasil dikonfirmasi. Tidak adanya papan nama proyek di lokasi semakin mempersulit masyarakat untuk mengetahui siapa pelaksana proyek ini, sumber pendanaannya, maupun dinas yang bertanggung jawab.
Muncul dugaan bahwa papan proyek sengaja tidak dipasang untuk menghindari pengawasan publik. Hal ini memicu kecurigaan bahwa ada pelanggaran dalam pelaksanaan proyek.
Warga berharap dinas terkait segera menindaklanjuti masalah ini dan memberikan sanksi tegas kepada kontraktor yang tidak bertanggung jawab. “Kami minta dinas segera turun ke lokasi dan memastikan masalah ini selesai. Jangan sampai masyarakat terus dirugikan,” pungkas warga. (Den/*)














