Tanjab Barat, Denyutjambi.com – Proyek pengaspalan jalan Parit Lapis menuju SMA Negeri 8 Tanjab Barat yang menelan dana sebesar Rp6,3 miliar lebih dari APBD tahun 2024 ditemukan dalam kondisi rusak. Kamis (19/12/2024).
Proyek yang baru saja selesai dikerjakan ini menjadi sorotan lantaran retakan memanjang terlihat jelas di badan jalan. Berdasarkan pantauan di lokasi, pengerjaan yang dilakukan oleh CV Aldo Putra Jambi dengan pengawasan dari CV Elsana Cipta Prima ini dinilai tidak memenuhi standar kualitas dan terkesan asal jadi.
Kondisi ini memicu keprihatinan warga dan pemerhati infrastruktur di wilayah tersebut. Apalagi, dengan nilai proyek yang mencapai Rp6.395.000.000,00, masyarakat mengharapkan hasil yang berkualitas dan tahan lama.
Namun, hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), konsultan pengawas, serta kontraktor pelaksana belum memberikan tanggapan terkait temuan kerusakan ini. Upaya konfirmasi kepada pihak-pihak terkait juga belum membuahkan hasil.
Kerusakan pada proyek bernilai miliaran ini menambah daftar panjang persoalan mutu pembangunan infrastruktur di daerah. Masyarakat berharap ada evaluasi dan tindakan tegas dari pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terhadap proyek-proyek serupa agar tidak terus terulang. (Den/*)














