SUNGAIPENUH, denyutjambi.com – Kondisi jalan H. Bakri yang berlokasi di Kelurahan Dusun Baru Kecamatan Sungai Bungkal Kota Sungai Penuh kian memprihatinkan. Pasalnya hingga detik ini Pemerintah Kota Sungai Penuh terkesan hanya membiarkan kondisi jalan yang sudah semakin parah tersebut.
“Kita sangat menyayangkan sekali Pemerintah saat ini. Seakan tidak ada kepedulian terhadap permasalahan yang ada terutama insfratruktur yang kian hari kian memprihatinkan,” ujar Andi warga Sungai Bungkal (20/05/2023).
Padahal lanjut Andi, kondisi jalan tersebut kalau segera di perbaiki tentunya kondisi jalan tersebut tidak semakin parah. “Kalau dari awal ada perhatian dari pemerintah tentunya kondisi yang terletak tepat didepan kantor DPC PDI – P Kota Sungai Penuh tidak bertambah parah. Namun apa, sekarang lubang yang awalnya kecil sekarang sudah bertambah besar dan dalam serta berlumpur,” sebut Andi lagi.
Padahal sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo saat melakukan peninjauan jalan rusak di Jambi, pemerintah harus sesegera mungkin untuk melakukan persiapan jalan yang rusak, terlebih lagi jalan utama yang selalu digunakan masyarakat sebagai jalur produksi.
Bukan hanya itu, jalan H. Bakri tersebut merupakan jalan utama untuk membawa hasil produksi dan logistik ke daerah Jambi, Sumatera Selatan, Lampung hingga Jakarta.
Sekali lagi kami sangat menyayangkan kondisi ini, pasca perintah Presiden belum ada upaya pemerintah Kota Sungai Penuh untuk melakukan perbaikan untuk sementara. Sebelum diperbaiki secara total yang belum tahu waktu pelaksanaannya. Karena Jalan H. Bakri ini adalah jalan produksi dan logistik. Mulai dari truk kentang, cabai, kol, kayu manis dari Kerinci Mudik, melewati jalan ini kalau mau membawa barang ke Jambi, Palembang, Lampung dan Jakarta.
“Kita harap Pak Walikota Ahmadi Zubir cepat tanggap dengan pernyataan pak Presiden Jokowi saat melakukan kunjungan di Jambi,” sebut Andi dengan nada berharap.
Hal senada juga diungkapkan oleh
Hardizal, kami sangat menyayangkan ketidakpedulian Walikota Sungai Penuh atas keluhan warga dan pengendara yang melintasi jalan tersebut.
“Semestinya Walikota tanggap atas keluhan masyarakat. Jangankan untuk memperbaiki, menambal jalan yang lobangnya semakin hari semakin besar saja tidak. Perlu dipertanyakan, kemana anggaran swakelola pemeliharaan jalan pada Dinas PU Kota Sungaipenuh ini,” pungkasnya.(zra)













