Tanjab Barat, Denyutjambi.com – Proyek cor beton halaman SMPN 3 Kualatungkal yang bersumber dari alokasi dana APBD Perubahan 2024 menuai sorotan tajam. Pasalnya, proyek bernilai lebih dari Rp300 juta itu terkesan dikerjakan asal jadi dan kini telah mengalami kerusakan, diduga akibat mutu pekerjaan yang rendah.
Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan Tanjab Barat, Triono, saat dikonfirmasi, menyatakan bahwa pihaknya telah menginstruksikan rekanan untuk segera melakukan perbaikan.
“Kami sudah perintahkan rekanan untuk segera melakukan perbaikan hingga pekerjaan tersebut menjadi sempurna,” ujarnya, Jumat (03/01/25).
Namun, saat ditanya mengenai nama perusahaan yang bertanggung jawab atas proyek tersebut, Triono mengaku tidak mengingatnya. “Saya kurang hapal nama perusahaan, nanti kawan-kawan media bisa tanyakan langsung kepada PPK atau PPTK-nya,” tambahnya.
Lebih lanjut, Triono memastikan bahwa anggaran proyek tersebut telah dicairkan 100 persen dan saat ini berada dalam masa pemeliharaan. “Proyek ini sudah dicairkan 100 persen, dan saat ini masih dalam masa pemeliharaan,” tegasnya.
Dari pantauan media, kerusakan proyek ini cukup memprihatinkan. Banyak retakan terlihat pada permukaan cor beton, dengan batuan cor dan pasir yang tampak mengelupas. Selain itu, terdapat lubang kosong di antara lantai kerja dan coran utama, menambah buruknya hasil pekerjaan.
Diduga, pihak pelaksana mencoba menutupi kualitas buruk coran dengan lapisan semen, namun lapisan tersebut telah mengelupas, memperparah kondisi. Bahkan, ditemukan endapan pasir dan tanah di bagian tengah lapangan yang semakin memperlihatkan rendahnya mutu pengerjaan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dari Dinas Pendidikan Tanjab Barat belum berhasil dikonfirmasi. Selain itu, belum ada kejelasan mengenai perusahaan yang bertanggung jawab atas proyek ini.
Masyarakat berharap Dinas Pendidikan segera mengambil tindakan tegas terhadap pelaksana proyek dan memastikan perbaikan dilakukan dengan benar. Temuan ini menjadi peringatan penting akan pentingnya pengawasan ketat dalam pelaksanaan proyek pemerintah agar dana publik tidak disia-siakan. (Den/*)














