TANJABBARAT, denyutjambi.com – Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi DR. Faisal Riza,ST,MM sangat menyayangkan dengan hasil kerja pihak rekanan dalam pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) untuk SMK 10 yang berlokasi di Kelurahan Tungkal V Kecamatan Seberang Kita Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Pasalnya bangunan yang didirikan dan dianggarkan milyaran rupiah pada tahun 2022 lalu terkesan asal jadi. Tidak hanya itu saja, pembangunan Unit Sekolah yang dianggarkan pada tahun 2022 ini juga masih belum selesai.

“Kita sangat menyayangkan atas bangunan tersebut, seharusnya bangunan itu sudah selesai dan bisa digunakan untuk tahun ajaran baru 2023 mendatang,” kata Faisal Riza yang akrab disapa Icol (27/01/2023).

Lebihlanjut dikatakan Faisal Riza, terkait dengan belum tuntasnya bangunan USB tersebut kita akan mempertanyakan hal ini kepada dinas terkait. “Dinas terkait akan segera kita panggil, ” kata Icol dengan tegas.

Tidak hanya itu, Dinas terkait harus mempertanggungjawabkan permasalahan ini begitu juga dengan pencairan dana yang diperuntukkan terhadap bangunan USB tersebut. Karena bangunan terebut sama sekali belum layak pakai.

“Dinas terkait seharusnya cek kelapangan, jangan hanya terima laporan lapangan. Apakah proses pencairan sudah bisa 100% atau hanya sebatas progres pekerjaan yang dibayarkan. Kita akan segera tindak lanjuti permasalahan ini,” perjelas Icol lagi.
Sebelumnya berdasarkan pantauan di lapangan, terlihat material proyek berupa batu, semen dan lainnya masih terlihat berserakan di lokasi pekerjaan bahkan material berupa semen sudah ada yang tak layak digunakan.
Salah seorang pekerja kepada media ini mengatakan, baru hampir sekitar tiga Minggu bekerja, karena sebelumnya bukanlah pihaknya yang mengerjakan.
“Kami ini orang kedua sebelumnya bukan kita yang mengerjakan proyek ini. Tukang lama tidak tahu kita apa alasan mereka mundur,” katanya.
Selain itu pihak pekerja juga mengatakan bahwasanya mereka hanya melanjutkan pekerjaan yang sudah jadi.
“Kami hanya melanjutkan pekerjaan ini. Kondisi pekerjaan kita awal masuk diperkirakan baru mencapai 55 persen. Sebagian pekerjaan sebelumnya ada yang kita rombak, seperti tiang teras karena ukurannya tidak sesuai (kecil) tiang lama kurang ukurannya 20 × 18 kecil di rombak jadi 20 × 20,” tuturnya.
Ditanya ada tidak konsultan dan pengawas dari Provinsi yang turun, pihak tukang pun mengaku sejak kerja selama hampir kurang tiga Minggu tidak pernah nampak.
“Konsultan semenjak saya kesini tidak pernah nampak, sudah sekitar 3 minggu kita kerja disini,” imbuhnya.
Pantauan di lapangan lainnya, pekerjaan pembangunan USB tersebut dilaksanakan oleh pihak rekanan yakni CV. CENTRAL TAMPINES dengan nilai pekerjaan Rp. 1.386.000.000,- yang bersumber dari APBD Provinsi Jambi tahun anggaran 2022 (Dinas Pendidikan, red).(***/ist)














